Rabu, 25 Desember 2013

Induk Organisai Sepakbola Negara Ini

Sepakbola, sepakbola merupakan olahraga yang cukup popular di Negara ini baik sepakbola sesungguhnya di lapangan besar yang berisikan 11 pemain melawan 11 pemain ataupun seperti simulasi sepakbola di lapangan yang lebih kecil dan di lapangan tertutup yang hanya di isi 5 orang melawan 5 orang setiap timnya yang sedang menjamur hampir seluruh kota di Negara ini.

Namun populernya olahraga ini tidak di ikuti baiknya induk organisasi olahraga ini, entah mengapa banyak sekali masalah yang menghampiri organisasi ini. Kadang merasa tidak habis fikir bahkan sampai menimbulkan rasa malu ketika melihat organisasi ini mendapatkan masalah, ironisnya masalah ini terjadi karena pihak internalnya sendiri yang membuatnya. Seharusnya masalah ini tidak harus terjadi atau dapat di selesaikn tanpa harus menunggu masalah sebesar ini.

Masalah yang sudah terjadi dua tahun belakangan ini terlalu banyak kerugian yang di timbulkan seperti terjadinya perpecahan induk organisasi sepakbola di Negara ini menjadi dua, yang satu dianggap sah oleh Federasi sepakbola dunia dan yang satu lagi mengkalim sebagai organisasi penyelamat sepakbola ini membuat terpecahnya liga sepakbola Negara ini yang berimbas banyaknya klub kloningan, yang dahulunya tidak ada namun mendadak muncul dan menggunakan embel-embel klub mapan yang sudah ada sebelumnya. Tidak hanya berdampak pada klub saja tim nasional menjadi tidak berprestasi walaupun efek ini sudah jauh terjadi sebelum masalah tersebut menghinggapi induk organisasi tersebut. Tidak berprestasinya Tim nasional yang pada saat itu mengikuti turnamen dua tahunan di kawasan Asia Tenggara sudah di ramalkan oleh banyak pengamat karena oraganisasi yang mengaku sebagai organisasi penyelamat sepakbola Negara ini melarang para pemain yang berada di liganya untuk membela tim nasional yang di bawahi oleh organisasi sepakbola yang di anggap sah oleh Federasi sepakbola dunia tersebut. Dan anehnya organisasi penyelamat tersebut juga membuat tim nasional, sehingga Negara ini memiliki dua tim nasional. Super sekali, tak pernah kejadian di Negara manapun kita sebagai pioneer coy..

Dua tahun berseteru antara dua organisasi tersebut dan sekarang syukurnya sudah selesai beberapa masalah yang menimpa induk organisai karena masih cukup banyak PR yang harus di selesaikan oleh induk organisasi tersebut. Dari beberapa masalah yang sudah terselesaiakan, masalah mengenai berbagai macam dualisme seperti dualisme organisasi, liga bahkan sampai tim nasional termasuk masalah yang sudah di selesaikan. Saat ini semua pemangku kekuasaan sepakbola di Negara ini sudah bersatu setalah sekian lama bertengkar seperti anak kecil, lupakan semua masa lalu sekarang saatnya kita menatap masa depan untuk sepakbola Indonesia yang lebih baik.

Terima kasih Bapak-bapak yang terhormat telah mau menurunkan egonya masing-masing dan telah mau bersatu untuk sepakbola Indonesia yang lebih baik, sekali lagi terima kasih Pak dan saya tetap berharap kejadian dualisme nan memalukan untuk tidak terjadi lagi.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar