Sepakbola, lagi lagi sepakbola yang
menjadi buah bibir di masyarakat karna apa.? Prestasi Timnas yang meraih juara
di sebuah kejuaraan.? Bukan.! Lalu apa.? Klub Indonesia dapat berbicara banyak
di kancah Asia atau Dunia.? Bukan juga.! Oh mungkin Pemain Indonesia sudah ada
yang bermain di klub besar di Eropa.? Pemain Indonesia sudah ada yang bermain
di Eropa namun bukan di tim intinya, ini cukup mengembirakan namun bukan hal
ini yang menjadi sepakbola di Negara ini di perbincangkan oleh sebagian besar masyarakat
Indonesia.
Ramainya perbincangan oleh masyarakat
tentang PSSI di karenakan karena masalah yang terjadi di tubuh PSSI sendiri,
karena adanya dualisme yang terjadi berlarut-larut dan tak kunjung selesai
masalah ini. Kalau di lihat dari sisi masalahnya ini bukan merupakan masalah
nan besar namun entahlah ada faktor lain di belakan masalah ini, kita pun tidak
tau..
Ah sudah lah, sekarang ini toh
masalahnya sudah selesai dan kita sebagai pencinta sepakbola Negara ini bisa
bernafas lega. Sebenarnya tugas yang di bebankan oleh Ketua Umum terpilih saat
ini memang cukup berat karena harus mengakomodir semua kebutuhan klub yang
sudah terpecah namun harus di satukan kembali, namun setiap langkah yang di
ambil untuk menyatukan ini tidak lah mudah karena pasti ada pro dan juga ada
kontranya. Namun apesnya bagi Ketua Umum terpilih saat itu ketika menjalankan
programnya terlalu banyak suara yang tidak mendukungnya ketimbang yang
mendukungnya, namun yang tidak bisa kita (masyarakat) tolerir kenapa harus
sampai adanya perpecahan di Induk Organisasi Olahraga yang olahraganya sendiri
sangat di cintai oleh sebagian besar masyarakat di Negara ini.
Sudah tidak ada gunanya untuk menyesali
masa lalu yang terjadi, jadikan perpecahan di masa lalu tersebut menjadi sebuah
pelajaran nan berharga untuk di masa yang akan datang, saatnya kita menyongsong
sepakbola kita yang sudah bersatu dan satu suara ini untuk meraih prestasi
bukan sensasi sebanyak-banyaknya.
Di tahun ini ya tahun ini sepakbola
kita akan memulai langkah pertamnya untuk meraih prestasi-prestasi yang sudah
di impikan kebanyakan masyarakat Indonesia apa itu.? Piala.? Ya, kita
menginginkan piala yang banyak karena prestasi sepakbola kita, namun bukan itu
yang menjadi prioritas kita saat ini yang terpenting adalah sudah bersatunya
kembali sepakbola kita, ini sudah merupakan ‘prestasi’ bukan.
Sebentar lagi kita akan memulai
‘industri’ sepakbola Indonesia katanya, entah kenapa sulit sekali untuk kita
meraih pencapaian kearah sana. Kita sudah kalah jauh dengan Jepang yang katanya
belajar sepakbola dengan Indonesia, kita sudah kalah jauh dengan liga-liga
sepakbola di Asia Timur sangat jauh bahkan, beberapa pengamat mengatakan kita
menjadi liga terbaik di Asia Tenggara, benarkah haha sepertinya tidak kita
cukup tertinggal dari Thailang yang sangat focus dalam membangun sepakbolanya.
Ada lagi.? Ah sudah itu tadi hanya sebuah suara minor dan pesimis, sesulit
itukah kita untuk mengejar mereka semua sepertinya tidak kita hanya harus fokus
dan bekerja keras dalam bekerja agar sepakbola kita dapat mengejar meraka
bahkan melampaui.
0 komentar:
Posting Komentar